Pidato Rektor Dies 33

March 6, 2009 by
Filed under: Renstra BLU UNS 

Universitas Sebelas Maret Menuju Keunggulan yang Bermanfaat dalam Mencerdaskan Bangsa

Yang saya hormati Menteri Dalam Negeri, Bpk Mardiyanto

Yang saya hormati Dewan Penyantun

Yang saya hormati seluruh tamu undangan

dan Yang saya cintai serta saya banggakan seluruh civitas akademika Universitas Sebelas Maret.

Assalamu’alaikum Warokhmatullahi Wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera.

Perkenankan pada kesempatan ini kami menyampaikan capaian dan visi kami ke depan, menuju tatanan universitas yang lebih baik serta mampu memberikan sumbangan pemikiran dan karya bagi bangsa Indonesia tercinta.

Sejak didirikan pada tahun 1976, Universitas Sebelas Maret (UNS) telah mengalami berbagai dinamika dalam perjalanannya menuju arah yang tepat. Saat ini kami sedang pemantapan dan percepatan prioritas program-program pengembangan pendidikan tinggi di UNS dalam rangka menuju World Class University dengan berlandaskan kepada 3 (tiga) issue utama pembangunan pendidikan, yakni :

- Pemerataan dan perluasan akses pendidikan

- Mutu, relevansi dan daya saing pendidikan

- Tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.

Dengan komitmen penuh, kami mulai langkah awal menjadi Universitas yang mendapatkan pengakuan dunia (world class university). dengan menetapkan tema dies natalis XXXIII ini adalah Membangun Universitas yang Mandiri dan Berprestasi. Mandiri disini berarti kita menjadi universitas yang mempunyai daya otonomi dan Prestasi adalah bahwa kita telah bekerja dan berprestasi dengan menggunakan standard internasional. Inilah yang mendorong saya untuk mengangkat tema pidato dies ini dengan tema Internasionalisasi Universitas Sebelas Maret. Internasionalisasi menurut prespektif kami adalah menjadikan kemampuan yang kita miliki dan nilai budaya kita menjadi berarti dan ikut menentukan dalam hubungan antar bangsa di dunia yang kita tinggali bersama.

Kesadaran untuk berperan dalam dunia internasional ini, telah diyakini secara bersama oleh seluruh civitas akademika Universitas Sebelas Maret, sebagaimana telah kami tuangkan dalam visi Universitas “Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional”. Visi ini telah dijabarkan dalam 3 pilar misi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Secara sistematis, kami telah menetapkan di tahun 2024 nanti Universitas Sebelas Maret akan secara pasti mendapatkan pengakuan internasional sebagaimana universitas yang otonom dan berstandar kualitas dunia. Cita cita ini bukanlah sekedar impian di siang bolong. Kami telah didukung oleh seluruh civitas akademika, dengan pengarak dari staf UNS yang profesional dan berkualitas tinggi, untuk mewujudkan daya saing internasional melalui 4 tahap yang dimulai dengan membangun pondasi good university, good governance dan good human capital; kemudian menjadi dasar 5 tahun kedepan menjadi universitas yang otonom, dan ditahun 2019 sudah masuk dalam 100 besar Asia Pacific sampai tahun 2024 sudah menjadi paling tidak peringkat 500 universitas terpercaya di dunia.

Berdasarkan analisis SWOT yang kami lakukan, indeks posisi UNS dalam hal analisis faktor internal adalah 0.13 (dengan nilai kekuatan 3,32 dan kelemahan 3,19), sedangkan analisis faktor eksternal adalah 0,41 (dengan nilai peluang 3,46 dan tantangan 3,05). Dengan nilai indeks tersebut, maka UNS pada saat ini mempunyai kekuatan yang signifikan dan peluang yang besar untuk maju menuju world class university. Oleh karena itu strategi yang diterapkan UNS adalah strategi ekspansif dan agresif, yakni menggunakan seluruh potensi yang ada untuk meraih peluang. Secara lebih rinci strategi tersebut meliputi:

v Strategi ekspansi bidang pendidikan meliputi penataan prodi S1, pengembangan prodi S2/S3, dan inovási pendidikan.

v Konsolidasi bidang manajemen meliputi transformasi dan perbaikan kinerja tata kelola, organisasi dan manajemen.

v Transformasi sumber daya manusia (SDM) meliputi rasio dosen berkualifikasi S2/S3 dan kompetensi manajemen tenaga kependidikan menjadi lebih tinggi.

v Efektivitas penggalian dana masyarakat meliputi menjalankan inti kegiatan pendidikan, mengembangkan riset, dan pengabdian pada masyarakat, serta memberdayakan aset intelektual dan fisik UNS.

Dengan strategi diatas, UNS diharapkan mampu bersaing dalam kompetisi perguruan tinggi di dunia yang mengarah pada globalisasi pendidikan. Globalisasi pendidikan hendaknya kita pahami sebagai tantangan dan peluang besar bagi perguruan tinggi di Indonesia. Untuk menghadapi hal tersebut, internasionalisasi pendidikan tinggi menjadi suatu keniscayaan. Internasionalisasi pendidikan tinggi diyakini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas institusi perguruan tinggi.

Terkait dengan hal tersebut dan sejalan dengan visi UNS, kami menetapkan kebijakan berikut:

  1. Penguatan Transisi otonomi
  2. Pemberian insentif studi lanjut
  3. Melakukan riset inovatif yang menghasilkan produk dan karya yang diakui di tingkat internasional
  4. Berperan aktif dalam jejaring internasional (international networking)
  5. Peningkatan daya saing lulusan di tingkat internasional
  6. Peningkatan pengakuan kualitas dunia dalam world recognized university (WRU)

Dalam penguatan transisi otonomi langkah-langkah strategis diarahkan pada pemantapan langkah dalam perubahan status perguruan tinggi menjadi Badan Layanan Umum (BLU) dan Perguruan Tinggi Badan Hukum Pendidikan (PT-BHP). Dengan SK Menkeu No. 52/KMK.05/2009 tanggal 27 februari 2009, UNS telah dinyatakan sebagai institusi pemerintah yang pengelolaan keuangannya menggunakan cara-cara BLU. Dengan perubahan status tersebut PT diharapkan mampu mengelola, memanfaatkan investasi dan potensi yang dimiliki secara produktif, efisien, transparan, akuntabel dan mandiri guna meningkatkan kinerja dan kualitas layanan kepada stakeholder. Selain itu, pengembangan dan pelaksanaan good governance dalam manajemen universitas untuk meraih kepercayaan internasional, peningkatkan manajemen mutu dan kualitas pelayanan perguruan tinggi, serta membentuk kultur perguruan tinggi (corporate culture) dan moralitas menjadi bagian yang sangat penting dalam penguatan transisi otoonomi. Guna menopang semuanya, melalui Program IMHERE dan INHERENT, UNS telah melengkapi perangkat Policy, Regulation, Guidelines dan SOP yang kemudian diterjemahkan ke dalam Sistem Informasi Manajemen : SIAKAD, SIMTA, SIMUREG, SPMB Online, SMS Gateway, SIRENE, Digilib & e-Learning, SAI dan SABMN. Di bidang sarana ICT, strategi pengembangan sistem dilaksanakan secara terpadu, diantaranya : Pembangunan Self Acces Terminal (yang rintisannya dimulai melalui bantuan Gubernur Jawa Tengah), kapasitas Bandwidth 30 Mbps, 14 titik hotspot outdoor, fasilitas video conference, dll.

Kualitas SDM perguruan tinggi merupakan faktor utama dalam meningkatkan daya saing. Saat ini UNS memiliki tenaga edukatif lebih dari 1600 dosen, dengan kualifikasi pendidikan 1125 S2 (master), dan 179 S3 (doktor). Dari data tersebut menunjukkan prosentase dosen dengan pendidikan S3 baru mencapai 11,2%. Diperlukan upaya yang sistematis dan dukungan dana yang besar untuk meningkatkan prosentase dosen S3. Untuk mencapai hal tersebut UNS mengalokasikan dana 12 sampai dengan 14 milyar setiap tahun.

Pengembangan riset di UNS oleh LPPM diarahkan pada basis roadmap produk strategis bangsa dan unggulan industri. Untuk itu 4 sikap dasar dikembangkan UNS, yaitu : Collaboration, Sharing, Peer dan Act globaly; civitas akademika UNS telah mampu berinovasi dan melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik dengan spektrum jelajah yang lebih luas. UNS mentargetkan di tahun 2009 alokasi budget riset 10% (sampai 10 milyar), 8 paten dan peningkatan partisipasi UNS dikancah internasional. Tahun 2009, sudah dipersiapkan Journal Biodiversity FMIPA UNS menjadi journal international, menyusul Social and Environmental Accounting dari jurusan akuntansi FE UNS yang telah menjadi jurnal berskala internasional. Yang dirintis dan dikembangkan oleh Bpk. Mardiyanto : Rumah Sakit Pendidikan RSUD Moewardi telah berkembang pesat menjadi tempat pendidikan dan riset di bidang kesehatan dan STA Soropadan, telah menjadi riset unggulan mahasiswa UNS dengan mahasiswa S3 Universite de Poitiers dan juga mengilhami joint research UNS, Universitas de La Rochelle, University of Leiden dengan tema : Studi multidisiplin wilayah pantai dan pengembangan potensi ekonominya di Flores Timur tahun 2008-2010. Di bidang transportasi publik, karya dosen FT UNS Budi Yulianto, ST, Ph.D bekerjasama dengan University New Castle Upon Tyne telah memenangkan penghargaan Smeed Prize yang selama 32 tahun Indonesia belum memenangkan lagi Prize tersebut.

Mulai tahun 2008, UNS mempunyai Program Double Degree dengan FLASH Universite de la Rochelle (ULR). Program ini berjalan 2 arah : UNS tidak hanya mengirimkan dosen atau mahasiswa mengambil master di ULR, tapi pihak ULR telah pula mengirimkan mahasiswanya menempuh master di Magister Management Fakultas Ekonomi UNS. Saat ini sedang dijajaki program yang sama dengan Curtin University of Technology, Perth Australia dan Universite Limoges di Prancis. Melalui task force kerjasama luar negeri dan Kantor SPMB, UNS telah mempunyai mahasiswa yang berasal dari 14 negara baik melalui program S1 Fakultas Kedokteran, program double degree, student exchange program maupun program dharmasiswa.

Dengan dilakukannya penyempurnaan berbagai faktor pendukung proses pembelajaran maka upaya peningkatan produktivitas pendidikan ditengarai telah menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan. Indikator-indikator akademik seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Angka Efisiensi Edukasi (AEE), Rata-Rata Lama Studi (RLS), cumlaude dan masa tunggu kerja lulusan UNS secara umum terus menunjukkan adanya peningkatan kualitas.

Prestasi di bidang penalaran dan minat/bakat mahasiswa, UNS mendulang prestasi nasional dan internasional. Tahun 2008, melalui ajang POM ASEAN di Malaysia mendapatkan medali emas dan Mawapres tingkat nasional yang diwakili oleh Aditya Darmasurya (Fakultas Kedokteran) berhasil meraih juara III. Untuk lebih memberi kesempatan belajar dan memperoleh intake yang berkualitas, UNS telah pula menyalurkan beasiswa sebesar 8.8 milyar rupiah.

Untuk lebih meningkatkan layanan dan pencitraan di tingkat nasional dan internasional, UNS telah menganggarkan dana sebesar 30 – 50 milyar, dan pada tahun ini telah berhasil mendapatkan:

- Sertifikat ISO 9001:2000 di UPT Pusat Komputer

- Sertifikat ISO/IEC 17025:2005 di UPT Lab. Pusat MIPA

- Sertifikat ISO 9001:2008 untuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). .

Sehingga harapannya terjadi akselerasi pengembangan jejaring kerjasama dengan pelayanan yang standar internasional.

Untuk pengakuan internasional, UNS mulai menapakkan sejarah baru dalam penilaian Webometrics. Webometrics adalah salah satu pengukuran world class university yang dilansir oleh sebuah lembaga dunia yang berkedudukan di Eropa. Pada bulan Juli 2008, UNS menempati rangking 4861 dunia. Dan berkat kerja keras dan dukungan semua staf, tanggal 26 januari 2009, UNS telah mensejajarkan diri dengan universitas dunia dengan menempati Rangking 2159 dunia, masuk 360 besar wilayah Asia & Timur Tengah dan 7 besar PTN di Indonesia.

Kami sadar dan optimis, UNS akan mampu lebih menunjukkan diri di level yang lebih tinggi. Bukan ambisius; dengan mengharap payung Ridlo Alloh SWT dan dengan dukungan semua pihak serta koordinasi yang efektif diharapkan UNS menuju ke rangking 1000 besar dunia versi Webometrics dan menjadi bagian 300 besar universitas besar dunia dengan mengikuti dimensi kinerja internasional versi Time Higher Education Supplement (THES).

Demikian cita-cita kami, masa depan kami sudah terpampang dengan jelas. Akhir kata mari kita kerja keras, kerja keras dan kerja keras. Semoga Alloh melindungi dan memberikan petunjukNYA kepada kita semua. Amien

Wassalamualikum Wr Wb.

Surakarta, 11 maret 2009

Rektor,

Prof. Dr. Much. Syamsulhadi, dr.Sp.KJ (K)

NIP 130 543 952

Comments

3 Responses to “Pidato Rektor Dies 33”

  1. rudi on March 6th, 2009 5:14 pm

    maaf ralat setahu saya ranking universitas di indonesia 10 bukan 7 besar di Indonesia. Tapi akan menuju kesana!

  2. kurnia on March 7th, 2009 12:04 pm

    bagus lagi kalo sudah ada versi podcastnya pak. panjang banget pidatonyo pak :D

  3. mashardi on March 10th, 2009 11:12 am

    @rudi
    7 besar PTN Indonesia mas, kan ada STT Telkom, Petra dan Gunadarma diatasnya.

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!





*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image